Senin, 04 November 2019

BAHAN AJAR PAI Kisah teladan Nabi Musa as.KLS 4C -4 E SELASA 5 NOPEMBER 2019


Materi PEMBELAJARAN
Nama Sekolah           :SD AL AZHAR 1
Mata Pelajaran          : Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti
Kelas/Semester          : IV C - IVE  / 1
Materi Pokok :           : Kisah teladan Nabi Musa as.
Alokasi Waktu           : 1 x 4 Jam Pelajaran
Pertemuan                 : Ke 15
Dari hari                    : Selasa 5 Nopember  2019

 BAHAN AJAR
B.Kisah Teladan Nabi Musa as.
            Nabi Musa as. adalah keturunan keluarga Imran . Ayahnya bernama Imran bin Qohar bin Lawi bin Yakub dan ibunya bernama Yukabat. Mereka orang yang ta’at beribadah dan saleh.Beliau hidup di Mesir pada masa pemerintahan raja Ramses II yang dijuluki raja Firaun.                                  
1.Kelahiran Nabi Musa as.
          Fir’aun menganggap dirinya sebagai Tuhan. Semua orang harus menyembah kepadanya . Pada suatu malam Fir’aun bermimpi.Dalam mimpinya, dia melihat negri Mesir dilalap api. Penduduk banyak yang mati,kecuali israel. Kemudian beliau memanggil para peramal atau ahli nujum untuk meramalkan mimpinya.   Ahli nujum mengartikan mimpinya bahwa akan lahir seorang anak laki laki dari bani Israel yang akan merampas kekuasaan Fir’aun. Seketika itu Fir’aun memerintahkan pasukannya .untuk membunuh setiap bayi laki laki dari keturunan bani israel yang di lahirkan. 
          Imran ( salah seprang pegawai Fir’aun ) yang mendengar kabar itu segera pulang dan memberi tahu isterinya. Saat itu Yukabat istrinya sedang hamil tua. Keduanya sepakat untu menyelamatkan bayinya . Yukabat diam diam mengungsi ke  hutan di hulu  sungai  Nil.
          Tibalah saatnya Yukabat melahirkan bayi yang dikandungnya. Ternyata bayinya laki laki . Akhirnya bayi itu dimasukkan ke peti dan dimasukkan ke peti dan dihanyutkan kesungai Nil . Bayi tersebut di temukan oleh isteri Fir’aun bernama Aisyah
2. Musa diangkat sebagai Rosul                                                                                                                           Musa akhirnya di besarkan di lingkungan  istana.Tibalah saatnya Allah mengangkat Musa sebagai nabi dan rosul Nya.Saat iti Musa masih menyembunyikan kenabiannya.
            Suatu hari nabi Mua jalan jalan kemudian melihat 2 suku qipti golongan pejabat dan orang Israel golongan budak sedang berkelahi .Nabi Musa menegornya ,akan tetapi kaum qipti malah menentangnya ,Musa menempelengnya tidak di sangka orang itu meninggal dunia.Musa menyesal dan memohon ampun kepada Allah nDan beliau pergi dari mesir ke Madyan bertemu dengan Nabi Suaib.
3. Musa as Melawan Fir’aun.
  Dalam perjalanan dakwahnya Nabi Musa as di Mesir .Pada saat itu Fir’aun mengangkat diri sebagai Tuhan dan bertindak Zolim. Kemudian NABI Musa as mendatangi Fir’aun .Beliau berkata kepada Fir’aun ,” Katakanlah tiada Tuhan selain Allah dan bertoubatlah dari perbuatanmu yang zolim.”
Mendengar perkataan itu Fir’aun marah dan berkata saya adalah raja Meir sekaligus Tuhan yang wajib di sembah.Jika benar engkau utusan Allah tunjukkanlah kesaktianmu..”
4. Nabi Musa datang ke Nabi Haidir as.
            Nabi Musa as pernah belajar kepada Nabi Khaidir as . Padahal Nabi Musa as merasa lebih pandai di bandingkan lainnya. Ternyata di dalam belajarnya ,Nabi Musa as tidak berhasil.Ia merasa bodoh di bandingkan Nabi Khaidir.



          
Mengetahui
Kepala SD Al Azhar 1


( HERMILIATI SP.d )
NIP .195511111978042002

B Lampung,      Nopember. 2019
Guru Mapel PAI & Budi Pekerti


( SRI HANDAYANI.SP.d )
NIP .197209032002072093
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             


Tidak ada komentar:

Posting Komentar